Menyelam di Pulau Peucang, Ujung Kulon

Wisata ke Taman Nasional Ujung Kulon? Mau lihat badak? Apa ya bisa? Ternyata tidak semudah itu untuk bisa menemukan hewan langka tersebut. Kalau mau coba peruntungan bisa telusuri Cidaon atau Cigenter, tapi harus hati-hati karena areanya rawa (if you know what I mean). Menurut versi salah seorang narasumber lokal, badak itu berada di zona inti yang tidak bisa dimasuki oleh wisatawan umum. Dengan kata lain, kecil sekali kemungkinannya bisa melihat mereka secara langsung di habitatnya.

Taman Nasional Ujung Kulon Pulau Peucang

Taman Nasional Ujung Kulon Pulau Peucang

Lokasi TN Ujung Kulon ini berada di ujung barat Pulau Jawa. Perlu waktu 6-8 jam dari Jakarta (Semanggi) dengan bus untuk tiba di Sumur, dan kemudian estafet naik kapal selama kurang lebih 2-2,5 jam untuk tiba di Pulau Peucang.

Dermaga Pulau Peucang

Dermaga Pulau Peucang

Yang menjadi perhatian saya ketika hendak menjelajahi areal itu adalah lokasinya yang dekat dengan laut lepas. Tentunya kami bisa Go Dive bebas untuk mengabadikan suasana underwater-nya. Pulau Peucang itu pasirnya lumayan bersih dan halus. Tapi ya tetep waspada aja sama kerikil kecil kalau jalan tanpa alas kaki.

Pantai di Pulau Peucang

Pantai di Pulau Peucang

Kegiatan snorkling pun dilakukan disekitaran pulau itu, tentunya dengan naik kapal menuju spot terbaiknya. Saya pun turun dengan gear pribadi (umberto mask + leaderfins snorkle).

Dengan Mask andalan Umberto Pelizzari

Dengan Mask andalan Umberto Pelizzari

Menurut saya, visibility ga sebaik yang dibayangkan, mungkin karena kondisi alamnya sedang sering hujan. Perlu bermain ke arah yang lebih dangkal untuk mendapatkan cahaya yang maksimum.

Maroon Clown Fish

Maroon Clown Fish

Menyelam di Pulau Peucang

Menyelam di Pulau Peucang

Pindah ke beberapa titik selam, kebanyakan yang saya temui hard coral lagi dan lagi.

Lagi - Lagi Hard Coral

Lagi – Lagi Hard Coral

Sayangnya kami tidak bisa berlama-lama bermain dengan laut karena hari sudah cukup sore, air mulai pasang dan perjalanan sekitar 2 jam untuk menuju homestay.

Kawasan TN ini cukup menawarkan banyak hal dan pengalaman, mulai dari tracking di Pulau Peucang melihat kumpulan hewan liar (rusa, babi, kera, merak), menuju ke karang copong, melihat sekawanan sapi dan kerbau di savana Cidaon dan tentunya eksplore under waternya.

Pohon Kiara, Karang Copong, Savana Cidaon

Pohon Kiara, Karang Copong, Savana Cidaon

Cuaca di hari kedua kurang bersahabat, sehingga kami tidak bisa berkano di Pulau Handeleum dan kembali eksplorasi underwater di Pulau Badul dan Hoar. Saran saya bila ingin eksplor TN Ujung Kulon lebih baik trip diluar bulan Desember dan Januari.

Angin Besar Menggagalkan Trip Hari Kedua

Angin Besar Menggagalkan Trip Hari Kedua

Perjalanan ini tak lupa saya abadikan melalui video singkat berikut ini, monggo dilihat :

David Setyawan

3 Comments

  1. Aku bolak balik ke UK tp ngak pernah ketemu badak ihik ihik

    Badai hari ke 2 di sana suka begitu, gw sempet terombang ambing saat mau ke handelem

    • hola ka cumi xD
      iconnya ujung kulon malah susah banget ya tu badak ditemui, mungkin kalau dilaut ibarat mau ketemu mola2 ya hoki2an wkwk

      serem aja handelem ke ombang ambing, buayanya banyak kan.
      berhubung belum kelar kesana, msh mau kesana lg nih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *