Tulamben & Amed Dive Experience

Adalah menjadi salah dua lokasi favorit untuk beginner scuba di Bali. Kenapa? Karena menurut saya mudah dijangkau dari bibir pantai untuk menuju dive spotnya. Tapi, yang kami lakukan kali itu bukan scuba, melainkan freedive bersama temen-temen dari Apnea Freefolks. Kami semua berangkat dari Jakarta dan menghabiskan waktu 3 hari 2 malam untuk eksplore Amed dan Tulamben. #CutiLahBagiKamiYangBekerja

Tulamben Traffic

Di dua spot ini punya wreck yang ikonik. Japanese ship wreck di Amed dan Usat wreck di Tulamben. Sayang belum bisa dokumentasikan badan kapal secara jelas.

Japanesse Ship Wreck

Japanesse Ship Wreck (Photo: Dimas Cungkring)

USAT Liberty Tulamben

USAT Liberty Tulamben (Photo: Patrick)

Harapannya bisa datang dan go dive eksplorasi banyak titik di wreck, namun untuk kesekian kalinya dive trip dengan visibility yang kurang baik. Gak perlu kecewa, tetep enjoy dan have fun karena tujuannya memang liburan bukan latihan.

Chasing Mermaid

Chasing Mermaid

Go Dive

Go Dive

Saya pribadi pasti akan datang lagi saat kondisi laut lebih bersahabat dengan visibility terbaik. Banyak yang mau saya eksplor di bawah sana dengan satu tarikan nafas tentu bersama buddy. Kondisi di Februari minggu pertama kali itu bukan di waktu terbaiknya ya. Disamping visibility yang kurang, juga ombak yang lumayan. Terlepas dari itu semua, kami masih bisa menikmati laut Tulamben dan Amed karena kami semua penikmat laut. Hehe..

Two mermaids

Two mermaids (Drone: Dimas Cungkring)

Preparation before dive

Preparation before dive (Photo: Nikita)

Singkatnya beberapa hari itu menyenangkan, meletihkan dan memberikan banyak pelajaran. Pelajaran buddy sistem, shooting planning dan selalu ingat untuk hargai dive spot dengan menjaganya sebaik mungkin. Tak lupa, video berdurasi agak panjang ini saya buat untuk teman-teman ApneaFreefolks semua. Thanks juga buat Mas Dimas Cungkring untuk drone shootnya. Da bez!

David Setyawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *