Freediving Competition Experience

INDONESIA FREEDIVING COMPETITION (IDAC) 2017. Freediving event yang sukses diselenggarakan oleh Apnea Culture selama tiga hari sejak 13-15 Oktober 2017, berlokasi di kolam renang Sekolah Pelita Harapan, Lippo Karawaci, Tangerang. Di tahun keempatnya, kompetisi ini diikuti oleh 17 peserta dari beberapa negara, termasuk Eropa.

Kolam Renang SPH

Kolam Renang SPH (Aerial Photo by : Otto)

Kegiatan selam ada kompetisinya? Iya ada, itulah freediving. Salah satu dari variasi kegiatan freedive yang paling menegangkan atmosfernya. Kenapa? Karena menurut saya, selain bertemu dengan atlet lain, kondisi mental dan pikiran jauh lebih perlu ditenangkan di tengah suasana kompetisi.

Suasana Kompetisi Freedive

Suasana Kompetisi Freedive (Athlete : Victoire)

Lalu apa yang dikompetisikan? Saya yakin masih teramat banyak sekali di luar sana yang belum tau tentang kegiatan ini. Asumsi saya kuat, karena saya mengambil sample dari rekan kantor yang hampir semua tidak tau akan kegiatan ini. Pada dasarnya, semua yang dikompetisikan tentu kegiatan menahan nafas (apnea). Terdengar mudah, tetapi tak semudah membalik telapak tangan. Percaya deh!

Surface Protocol

Surface Protocol (Athlete : Windy)

Masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, ada tiga disiplin yang dikompetisikan pada IDAC 2017 yaitu STA (Static Apnea), DNF (Dynamic No Fin), dan DYN (Dynamic with Fin). Semua disiplin ini merupakan kompetisi yang dilaksanakan di kolam renang.

Warm Up Zone

Warm Up Zone

Singkatnya, (1) STA itu menahan nafas dengan kondisi statis atau diam ditempat. Yang paling lama tentu akan mendapatkan poin tinggi, tetapi dengan catatan melakukannya sesuai aturan yang benar.

Static Apnea

Static Apnea (Athlete : Kiki)

Static Apnea

Static Apnea (Athlete : Nikita)

(2) DNF, melakukan freedive tanpa alat bantu fins sejauh mungkin sesuai dengan kemampuan atlet. Disiplin ini sangat perlu dilakukan dengan teknik dan weight yang tepat untuk mendapatkan posisi streamline terbaik.

Dynamic No Fins

Dynamic No Fins (Athlete : Azua)

Dynamic No Fins

Dynamic No Fins (Athlete : Ichan)

Sementara (3) DYN, merupakan kebalikan dari DNF, freedive dengan alat bantu fins (bi fins/mono fins).

DYN with Fins (Athlete : Mike)

DYN with Mono Fins (Athlete : Mike)

DYN with Fins (Athlete : Sumitomo)

DYN with Bi Fins (Athlete : Sumitomo)

Terkesan sederhana, namun semua ada prosedur yang harus dijalankan dengan benar supaya sukses mendapatkan white card. Keep your airways up, open mask, give signal, say “I’m Okay” to judge.

It's a White Card

It’s a White Card

Menjadi pengalaman pertama bagi saya dalam kepanitiaan IDAC, serta menjadi safety diver selama tiga hari kompetisi. Bukan hanya atlet yang punya prosedur, kami pun diharuskan memahami teknik dan prosedur sebagai safety diver dalam kompetisi. Bila salah justru bisa merugikan atlet tentunya.

Safety Diver Off Duty

Safety Diver Off Duty

Safety Diver All Teams

Safety Diver All Teams

Athlete with The Guardian

Athlete with The Guardian

Safety Team with Michael Board

Safety Team with Michael Board (Source from : Nilton)

AFF Family

AFF Family (Photo by : Danish)

Berikut ini daftar para pemenang yang sudah berhasil mendapatkan medali dan penghargaan dari beberapa kategori.

IDAC 2017 Winner List

IDAC 2017 Winner List

IDAC 2017 Trophy

IDAC 2017 Trophy

Besar harapan saya, olahraga ini dapat terus berkembang dan banyak dikenali orang bahkan mungkin didukung oleh pemerintah. Salam satu nafas! Sampai jumpa di IDAC 2018. STA, DNF, DYN.

All Committee, Judges, Athletes, Safety Diver

All Committee, Judges, Athletes, Safety Diver

David Setyawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *